Lima Investor Baru Resmi Masuk IKN, Bawa Investasi Rp 1,2 Triliun
Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Basuki Hadimuljono menandatangani Perjanjian Pemanfaatan Tanah dan Pengalokasian Lahan ADP Otorita IKN dan Akta Notarial dengan 5 investor. Penandatanganan dilakukan di Auditorium Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Jakarta, pada Senin, (24/02/2025).
Lima investor tersebut, yakni PT Balikpapan Ready Mix Nusantara, PT Berkah Bersinar Abadi, PT Brantas Abipraya (Persero), PT Puri Persada Lampung, dan Universitas Negeri Surabaya. Kelima investor itu akan membangun sejumlah fasilitas, seperti mixed-use building, perkantoran, hotel, hingga gedung kampus di IKN. "Itu bagian dari investasi swasta murni Rp 1,2 triliun, totalnya ada Rp 6,9 triliun," ujar Basuki.
Sebelumnya, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi II DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (12/02/2025), Basuki menjelaskan ada 5 proyek investasi murni dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang masuk ke IKN pada periode 2025-2026 dengan total nilai Rp 6,94 triliun.
Berikut daftarnya:
- Universitas Negeri Surabaya (Kampus PSDKU) seluas 2,19 hektar di Kawasan Inti Pusat
- Pemerintahan (KIPP) 1B dengan nilai investasi Rp 150 miliar yang akan dibangun pada tahun 2025
- PT Makmur Berkah Hotel (Hotel Bintang Lima Internasional) seluas 2,04 hektar di KIPP 1A dengan nilai investasi Rp 950 miliar yang akan dibangun pada tahun 2025
- PT Citadel Group Indonesia (Townhouse dan Mixed-use) seluas 2,17 hektar di ΚΙΡΡ 1Α dengan nilai investasi Rp 3,97 triliun yang akan dibangun pada tahun 2025
- PT Vitka Delifood (Rumah Makan Padang Sederhana dan Momoo Juice) seluas 0,35 hektar di KIPP 1A dengan nilai investasi Rp 20 miliar yang akan dibangun pada tahun 2025
- PT Puri Persada Lampung (Gedung Perkantoran) seluas 3 hektar di KIPP 1A dengan nilai investasi Rp 1,4 triliun yang akan dibangun pada Juli 2026.
Komentar